Tampilkan postingan dengan label Bakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakat. Tampilkan semua postingan

Tips Untuk Calon Perekrutan

Tips Untuk Calon Perekrutan


Ada Tips Untuk Calon Perekrutan, yuk disimak sebelum kita membahasnya jika Anda butuh kertas minyak silahkan di klik link nya.

Proses perekrutan adalah stres bagi kedua belah pihak. Pencari kerja adalah menempatkan bakat mereka dan masa depan karir di jalur, yang merupakan tempat yang rentan untuk menjadi. Organisasi adalah investasi sumber daya yang cukup besar dalam harapan menemukan sebuah bintang dalam pembuatan. Ini adalah hal yang penting.

Namun terlalu banyak organisasi membuat berantakan dari pengalaman kandidat dalam proses perekrutan. Ini menakjubkan, dan hanya biasa merusak diri sendiri.

Dapatkan ini: The Talent Dewan, yang berjalan Calon Awards Experience, yang disurvei lebih dari 45.000 pelamar kerja tentang pengalaman mereka. Dari mereka yang memiliki pengalaman yang positif, 61 persen akan secara aktif mendorong rekan-rekan untuk diterapkan ke organisasi; 27 persen dari mereka yang memiliki pengalaman negatif akan aktif mencegah rekan-rekan dari penerapan. Selain itu, hampir 40 persen dari positif akan membeli lebih banyak barang atau jasa perusahaan menjual, bahkan jika mereka tidak akhirnya dipekerjakan; 30 persen dari negatif akan membeli barang atau jasa kurang. Akhirnya 50 persen positif berbagi pengalaman positif mereka; 32 persen dari negatif menyiarkan berita buruk mereka.

Dengan kata lain, pengalaman calon yang baik adalah pemasaran brilian untuk sebuah organisasi; yang buruk adalah mata hitam yang sedang berlangsung untuk orang yang tertarik pada merek majikan Anda. Menghancurkan karena itu adalah, fakta ini bahkan lebih buruk: pengalaman perekrutan buruk dapat menyebabkan pemohon hak untuk menolak pekerjaan itu. Top bakat tidak memiliki keinginan untuk bekerja di sebuah organisasi tidak sopan dengan para pemimpin yang hanya tidak peduli tentang proses perekrutan.

Organisasi cerdas mengubah HR menjadi alat pembangkit tenaga listrik pemasaran dan perekrutan. Berikut adalah 5 langkah yang dapat Anda ambil untuk mengikuti langkah mereka:

1) Berjalan di sepatu pekerjaan pencari. Kita semua pencari kerja telah di beberapa titik dalam karir kita. Ketika Anda merancang atau meningkatkan proses perekrutan Anda, menjaga pemohon pengalaman depan dan tengah setiap saat. Ya, ini adalah tentang memenuhi kebutuhan organisasi Anda, tetapi semakin Anda memahami dan merancang proses dari titik pemohon pandang, semakin sukses Anda akan. Bermain peran bisa sangat berharga di sini. Memiliki anggota tim bermain pemohon seperti yang Anda desain setiap langkah dari proses Anda.

2) Berkomunikasi. Ingat bahwa statistik memalukan: lebih dari 70 persen dari pelamar secara online bahkan tidak pernah mendapatkan bentuk balasan. Ini sering merupakan gejala dari Kepemimpinan disfungsional dan HR; melanggar aturan kesopanan manusia yang umum dan komunikasi yang cerdas. Anda harus menjelaskan setiap langkah dari proses perekrutan kepada pemohon. Selalu memenuhi tenggat waktu dan spidol Anda telah menetapkan. Jika untuk beberapa alasan tidak terduga, Anda tidak dapat, berkomunikasi yang cepat dan langsung kepada pemohon. Tinggal transparan dan jujur ​​semua jalan melalui.

3) Bawa karyawan dalam proses. Pekerjaan tidak ada dalam ruang hampa. Anda ingin menyewa orang-orang yang akan cocok dengan budaya Anda. Cara terbaik untuk memastikan ini adalah untuk mencari masukan dari karyawan dalam merancang dan melaksanakan perekrutan Anda. Sepasang segar mata kadang-kadang dapat memberikan hanya wawasan yang Anda cari. Dan mempertimbangkan memiliki kandidat yang menjanjikan bertemu dengan kemungkinan rekan tim masa depan mereka untuk mengukur budaya fit kerja. Terlalu banyak departemen HR ingin menjaga budaya mereka dari dunia. Itu kesalahan. Moliere pernah berkata: "Aku mengambil baik saya di mana saya menemukannya." Dia salah satu orang pintar.

4) Personalisasi proses perekrutan. Anda pernah mendengar saya mengatakan itu lagi dan lagi: ketika datang organisasi dan orang-orang mereka, satu ukuran cocok tidak ada. Anda ingin proses perekrutan yang telah built-in fleksibilitas, tidak aturan yang kaku. Beberapa bakat terbaik adalah istimewa, eksentrik dan bahkan mungkin sedikit aneh (pameran A: Steve Jobs). Hal terakhir yang Anda inginkan adalah sebuah proses yang menghilangkan bakat bintang untuk alasan birokrasi. Ya, gelar sarjana bagus, tetapi apakah itu benar-benar menentukan performance pemohon masa depan? Methinks tidak.

5) Carilah umpan balik yang jujur. Proses perekrutan Anda harus terus berkembang. Media sosial telah menyerahkan HR kuat alat-alat baru yang berdampak setiap langkah dari proses. Aktif mencari umpan balik dari calon, baik yang Anda menyewa dan mereka tidak. Mendengarkan dan menanggapi, hanya terus tweaking. Sebuah proses perekrutan statis akan segera berubah basi. Pikirkan umpan balik sebagai dialog, pelajaran, dan inspirasi.

Mempekerjakan kebohongan di jantung SDM dan Kepemimpinan. Ketika calon dipekerjakan setelah pengalaman positif, mereka memukul tanah berjalan, komitmen mereka untuk organisasi Anda yang telah dipupuk dan diperkuat selama setiap langkah dari proses. Ketika calon tidak dipekerjakan, mereka berjalan pergi merasa dihormati dan dihargai, dan jauh lebih mungkin untuk merekomendasikan bakat lain melihat ke dalam organisasi Anda. Ini adalah kelas dunia HR. Dan Anda dapat mewujudkannya!

Demikian Tips Untuk Calon Perekrutan, selanjutnya kita bahas mengenai Tips Mengelola Komputer di Kelas silahkan di klik linknya.

Menjadi Seorang Master Chef



Dunia kuliner adalah bidang usaha makanan dan minuman mulai dari makanan lokal sampai mancangara, dari kaki lima sampai hotel berbintang, dan semuanya mempunyai karakter serta citra rasa yang bervariasi. Cita rasa dari sebuah makanan diciptakan oleh Chef. Merekalah yang membuat makan menjadi enak atau bahkan tidak enak.


Saat ini, profesi Chef sudah menjadi pilihan terbaik karena dunia kuliner atau food and beverage karena bidang ini memang tidak akan pernah mati walaupun ditempa dengan isu krisis ekonomi. Selain itu juga sudah banyak acara televisi yang menayangkan program masak – memasak dan rating-nya pun sangat digemari oleh penonton televisi, hal ini merupakan angin segar bagi pelaku bisnis kuliner dan tentu saja para Chef Indonesia.


Tertarik menjadi seorang Chef? Jika Anda cinta dunia kuliner mungkin profesi Chef adalah pilihan terbaik untuk Anda, di bawah ini tips dan fakta untuk profesi chef;


Kerja Keras dan Disiplin
Seorang Chef ibarat seperti seorang seniman. Seorang Chef mengangap dapur bagaikan sebuah laboratorium, di mana Chef dapat mengeluarkan ide - ide cermelang dan bereksperimen. Ada hasil eksperimen yang berhasil mengugah selera makan dan ditampilkan di menu, tetapi tak sedikit pula yang mengalami kegagalan. Trial and error inilah yang dilakukan oleh seorang Chef , oleh sebab itu sikap dan mental menjadi hal penting yang mendasar. Kerja keras dan disiplin itu sudah pasti. Mulai dari bangun pagi sampai melakukan segala sesuatunya sendiri di dapur.


Proses Menjadi Seorang Chef
Jangan heran jika ingin menjadi profesional Chef mesti mengenyam proses pendidikan yang lama paling tidak sekitar 10 -15 tahun. Pada umumnya setiap Chef mulai berkarir dari training sampai menjadi profesional memerlukan banyak waktu untuk mempelajari menu, teknik memasak, costing, managing, dan seluruh ruang lingkup kerja Chef lainnya.


Waktu Kerja
Chef juga memiliki rutinitas yang padat dan jam kerja yang berbeda dengan jam kerja kantoran. Terkadang pada hari - hari libur mereka harus bekerja, karena pada hari-hari libur orang-orang justru sering bersantap di restoran.


Sisi lain SeorangChef
Seiring dengan perkembangan jaman dengan modernitas serta gaya hidup, seorang Chef tidak hanya pandai membuat makanan yang lezat dan memasak saja, namun keuntungan menjadi seorang Chef Bisa juga sebagai ahli nutrisi, ahli costing makanan, konsultan resto, kritikus atau pemerhati fashion makanan di media cetak, radio, dan juga TV.


Bagaimana masih tertarik menjadi seorang Chef ?

Merencanakan Masa Depan dengan Meniti Karir



Perjalanan karir di ibaratkan sebagai upaya menabung dalam menanti buah kesabaran akan sebuah masa depan yang diinginkan. Karena menabung dalam berkarir merupakan segi awal meraih cita - cita. Background pendidikan di tahun sekarang ini menjadi bahan perbincangan para perusahaan saat memilih kandidat baru yang capable.
Faktor pendidikan dengan lulusan ternama menjadi point plus. Dengan memiliki ijazah sarjana merupakan momentum awal dalam meniti karir. Gambaran ini menjadi tolak ukur awal yang dapat diartikan sebagai perencanaan karir di awali dengan faktor pendidikan. Perencanaam meniti karir dimulai sejak awal dalam memandang sejauh mana kita merencanakan.


Visi, Misi, dan Tujuan
Dalam kehidupan Anda harus memiliki target akan pencapain yang mencakup 3 prinsip yaitu visi, misi dan tujuan. Bagaimana Anda melihat diri Anda, diri Anda sendiri dalam melihat sisi kehidupan , profesi, serta hubungan Anda 5 tahun yang akan datang?


Value Kepribadian
Pencapaian sebuah kesuksesan didukung dengan motivasi pada diri sendiri. Sebagai contoh, dalam lingkungan sosial apakah Anda rela mementingkan kepentingan orang lain dari pada kepentingan Anda pribadi, dalam hal membantu masyarakat dan orang-orang disekitar Anda.


Kemampuan Bakat dan Keahlian
Setiap Individu memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda-beda, kenali kepribadian seperti apa yang Anda miliki? Sebagai contoh, apakah Anda adalah seorang yang sering berkata jujur, terbuka dan antusias. Asah keahlian yang Anda miliki saat ini, karena hal ini menjadi sangat berguna dalam aktifitas Anda sehari – hari.

Membahas Profesi Sebagai Account Executive


Mengenal Profesi : Account Executive


Mungkin banyak dari antara Anda sekalian yang belum mengenal secara pasti profesi ini. Berpakaian rapi, murah senyum, lancar berbicara dengan produk knowledge yang mumpuni. Banyak yang mengira profesi ini sama dengan salesman pada umumnya, dan akhirnya mereka salah menduga.


Account Executive, dari namanya saja sudah cukup memberikan gambaran bahwa profesi ini menghasilkan pendapatan yang lebih dibanding sales pada umumnya. Ya, karena dilihat dari tingkatannya, Account Executive setingkat di atas salesman. Account Executive adalah orang yang memiliki wewenang mengkoordinasi para salesman. Selain itu, Account Executive juga bertugas mengatur strategi pemasaran yang akan dijalankan selanjutnya.


Pada industri media dan komunikasi seperti TV dan radio, Account Executive biasanya bertugas menawarkan dan negosiasi spot iklan kepada pengiklan. Begitu pula dengan majalah yang kurang lebih sama dengan radio dan TV.


Apa Indikator Penilaian Kinerja Account Manager?
Ada banyak aspek yang bisa dijadikan indikator penilaian sukses atau tidaknya seorang account manager :


1. Target Penjualan
2. Efektifitas Strategi Pemasaran
3. Ketepatan Pemberian Laporan
4. Kinerja Anak Buah


Keahlian Apa yang Dibutuhkan Untuk Menjadi Account Executive?Account Executive:
- Selling Skill
- Negotiation Skill
- Kemampuan Presentasi
- Mempunyai Ilmu Managerial Yang baik
- Mampu Mengoperasikan Komputer
- Berbahasa Inggris Yang Baik.


Menurut kabar yang beredar, posisi Account Executive bisa menjadi posisi yang menghasilkan banyak uang dengan cepat. Seorang Account Executive di televisi ternama saja bisa membeli mobil Mercedes-Benz dalam waktu tiga bulan jika program yang dia jalankan berjalan dengan sukses. Bagaimana? Berminat?

Pembahasan Mengenai Karir Sebagai Seorang Penulis

Kiprah dan Karir Seorang Penulis


Pekerjaan seorang penulis itu sebenarnya sangat mudah dan mengasyikan. Faktor lain yang menguntungkan adalah pekerjaan yang fleksibel dilakukan dimana saja seperti coffee shop, restaurant, taman, pantai dan tempat favorite lainnya.


Di Indonesia sendiri sudah banyak penulis – penulis Indonesia yang berbakat. Contohnya saja Rahmania Arunita, seorang penulis novel Eifel I'm in Love. Dalam waktu yang singkat sudah menjadi best seller. Contoh lain Andrea Hiranata, seorang penulis yang buku Laskar Pelangi yang membahas motivasi dan ispirasi akan semangat hidup para anak - anak daerah yang ingin mengenyam pendidikan.


Sedangkan untuk penulis kelas dunia, ada JK. Rowling. Siapa yang tidak kenal dengan JK.Rowling, pengarang buku best seller “Harry Potter” ini saja sudah menikmati materi hasil menjadi seorang penulis. Stephenie Meyer, seorang penulis buku Twlight Saga berhasil membius pembaca dengan kisah romantis percintaan vampire dan manusia. Sudah saatnya kita membuka mata dan telinga bahwa pekerjaan seorang penulis itu adalah pekerjan yang menjanjikan dan berpenghasilan lebih.

  1. Penghasilan penulis di Indonesia saja sebagai pemula Rp 150- 250.000,-/artikel. Padahal waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 2 jam- an/ artikel.
  2. Bagi mereka yang sudah mencapai tahapan yang lebih tinggi lagi dengan menulis buku, biasanya penghasilan dari sebuah buku sekitar Rp 5 - 7 juta/ buku.
  3. Penulis yang sudah sering sekali menulis, bukan mustahil akan sering diundang dalam memberikan workshop untuk apa yang diperoleh tentang apa yang ditulisnya.
  4. Penulis sering disetarakan dengan seorang ahli / pakar, apalagi jika telah menghasilkan banyak buku, biasanya semakin banyak buku yang dihasilkan semakin banyak juga intelektual seseorang tersebut dimata pembaca.

So tidak salah kan kalo profesi writer menjadi suatu pekerjaan yang berpotensi. 

Profesi Musik Director


Mengenal Profesi : Musik Director

Dilihat dari namanya, sudah pasti profesi ini berhubungan langsung dengan musik. Ya, profesi ini memang salah satu profesi yang menentukan sebuah karakter sebuah radio dan bersentuhan langsung dengan musik. Seperti apakah kerjanya?


Pernahkah Anda mengamati tiap-tiap lagu yang Anda dengar di radio kesayangan Anda? Apakah Anda merasakan feel dari tiap lagu yang dimainkan? Music Director adalah aktor dibalik itu semua. Dialah yang mengatur semua bentuk playlist yang ditampilkan oleh sebuah radio. Music Director juga yang berhak menentukan layak atau tidaknya sebuah lagu diputar di radio tersebut.


Apa Yang Menjadi Pertimbangan Seorang Music Director Dalam Menentukan Lagu?
Setiap pekerjaan pasti memiliki standar, begitu pula dengan Music Director. Dalam menentukan lagu mana yang cocok, Music Director perlu menyesuaikan playlist lagu yang akan diputar dengan suasana yang ada. Playlist saat siaran pagi hari tentu berbeda dengan saat siaran siang atau malam. Hal itu dikarenakan tingkat psikologis pendengar yang berbeda.


Jenis dan karakter sebuah radio juga turut mempengaruhi cara kerja seorang Musik Director. Radio hits maker atau radio pembentuk trend yang memutar lagu-lagu baru, biasanya memiliki banyak pilihan dalam menyusun playlist. Berbeda dengan radio top 40, yang hanya memutarkan 40 lagu hits perhari.


Apa Syarat Menjadi Seorang Musik Director?
Karena beban dan tanggung jawabnya yang cukup tinggi, tentu syarat untuk menjadi Music Director tidak sembarangan. Syarat yang terutama pastinya harus memahami musik. Itulah kenapa kebanyakan Musik Director memiliki latar belakang musik misalnya pemain band, penyanyi, atau pengamat musik. Semoga bermanfaat dan mendapatkan inspirasi dalam bekerja, ikuti terus tiap artikel yang ada di situs Dunia Kerja ini, agar anda sukses dalam dunia kerja.

Kerja di Dunia Entertainment


Hidup ini penuh dengan aneka pilihan dalam menentukan karir and harus berfikir masak - masak karena profesi atau pekerjaan Anda sangat mempengaruhi lingkup kehidupan. Memilih karir bukanlah untuk sebagai ajang main - main, melainkan suatu pilihan yang kosisten, Anda harus cermat dan teliti. Sekali Anda salah terjun dalam dunia karir Anda akan mendapatkan penyesalan yang berkempanjangan.


Dunia entertainment, siapa yang tidak ingin berkiprah dan berkarir dalam dunia ini. Sebagian masyarakat Indonesia sangat tergiur akan kehidupan yang serba ada dan karir yang menjanjikan dalam dunia entertainment. Masyarakat awam kadang melihat dari sudut pandang yang subjektif akan kemewahan dan prilaku public figure yang tidak mencerminkan prilaku yang baik.Tapi tidak semua public figure berprilaku negatif bahkan ada yang berkarir hingga taraf Internasional, dan tidak sedikit juga public figure yang dapat memberikan inspirasi kepada penggemar mereka.


Jika Anda berniat untuk mempunyai karir di dunia entertainment, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu profesi di dunia entertainment:

  • Musisi

Perkembangan Industri musik tanah air sangat berkembang pesat dan mengiurkan, tidak heran banyak musisi lokal yang meraih hasil materi yang berlebihan, dengan hasil jutaan keping CD untuk album dan ring backtone. Kehadiran beberapa musisi ini pun mampu menghasilkan karya - karya yang legandaris dan selalu dikenang walaupun eranya sudah berubah.

  • Acting

Sejauh ini kiprah dan karir berakting sangat menjanjikan, dalam berperan di dunia sinetron atau perfileman saja mampu dengan cepat menaiki pamor dan kepopuleran. Penghargaan akan profesi ini bukan sebuah penghargaan yang murah, melalui Piala Citra dan Panasonic Award saja sudah membuktikan bahwa berkarir di dunia acting pun merupakan sebuah prestasi yang membangkan dalam dunia entertainment.

  • Presenter

Seiring perkembangan zaman, pilihan profesi pun mengalami perubahan. Sejumlah profesi baru bermunculan khususnya ketika era industri kreatif yang belakangan semakin digaungkan. Contohnya saja profesi master of ceremony atau sering yang dikenal dengan nama presenter. Seorang presenter harus bisa menguasai medan yaitu memiliki kemampuan dalam membawakan acara secara langsung seperti talk show, presenter berita atau pun dalam acara-acara yang lainnya.


Seiring dengan modernisasi dan perkembangan dunia entertainment, segala profesi yang bergerak di dalamnya pun menjadi favorit dan impian banyak orang. Mulai dari usia dini hingga orang dewasa pun meminati dan memfavoritkan bidang entertainment sebagai lahan untuk memapaki karir yang profesional.


Meningkatnya minat tersebut sayangnya tak dibarengi dengan kemampuan yang sesuai. Belakangan, demam artis pendatang baru yang membanjiri dunia hiburan Tanah Air umumnya tak memiliki pembekalan secara matang.


Profesi artis itu tidak hanya bermodalkan tampang yang ok dan akting semata, tapi juga harus memiliki ‘personality’ yang baik. Dengan modal tersebut, tak hanya kepercayaan diri yang meningkat, tapi juga memperpanjang usia karir mereka.

Sukses Meningkatkan Motivasi Kerja dengan Passion



Passion??? Yang dimaksud dengan passion adalah suatu energi yang membuat Anda termotivasi untuk melakukan sesuatu dengan senang hati, tanpa paksaan bahkan dengan suka rela mengerjakannya tanpa mengharap imbalan sedikitpun. Biasanya hal tersebut muncul, karena Anda benar-benar mencintai pekerjaan Anda.


Sekarang pertanyaannya, “apa Anda sudah melibatkan passion dalam setiap pekerjaan Anda?” Perlu Anda ketahui bahwa adanya passion, dapat meningkatkan motivasi kerja Anda. Orang yang bekerja dengan passion, akan menjalankan segala tugas dengan penuh antusias, powerfull, hingga pekerjaan tersebut tuntas. Sebab, mereka bekerja dengan setulus hati tanpa ada perasaan terpaksa sedikitpun. Mereka juga mengerjakan semua tugas dengan seluruh potensinya, sehingga orang yang menggunakan passion terbiasa memperoleh hasil yang terbaik.


Untuk menemukan passion, memang bukan urusan mudah. Dibutuhkan proses panjang, hingga akhirnya seseorang baru menemukan passion mereka. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menemukan passion dalam diri Anda, karena ternyata passion juga bisa terbentuk bila Anda terbiasa menikmati pekerjaan Anda. Berikut ini kami informasikan kiat sukses meningkatkan motivasi kerja dengan passion Anda.


Mulailah dengan Minat Anda
Passion bisa ditemukan dari sesuatu yang Anda senangi. Dari hal-hal yang Anda senangi, maka secara tidak langsung akan muncul motivasi untuk mengerjakan segala hal dengan total. Jadi tidak ada beban kerja sedikitpun dalam diri Anda, yang ada hanya perasaan senang karena Anda bisa menjalankan pekerjaan sesuai dengan minat Anda. Bahkan tak jarang seseorang rela mengerjakan sesuatu tanpa bayaran, karena kecintaannya pada bidang tersebut.


Perhatikan kemampuan Anda
Temukan passion Anda dari hal-hal yang mudah Anda kerjakan. Dari sana Anda bisa menemukan potensi yang sebenarnya Anda miliki. Bekerja sesuai dengan kemampuan atau potensi diri, akan memudahkan Anda dalam menjalankan tugas. Sehingga bisa mengurangi resiko stress kerja dan turunnya motivasi kerja. Oleh karena itu, kembangkan segala potensi dalam diri Anda, agar Anda bisa mengerjakan segala tugas dengan mudah.


Menikmati pekerjaan Anda
Cobalah untuk menikmati pekerjaan Anda, karena pekerjaan Anda menjadi salah satu proses untuk menemukan passion. Nikmatilah segala hal yang menjadi tugas Anda, kerjakan dengan total, pecahkan segala permasalahan yang menghambat kerja Anda, serta kembangkan pengetahuan yang berhubungan dengan pekerjaan Anda saat ini. Dari situ Anda bisa menemukan passion yang sebenarnya Anda cari. Karena passion bisa tercipta dari kebiasaan yang Anda nikmati.


Tentukan mimpi Anda
Mimpi yang Anda tentukan, akan mempengaruhi pola pikir Anda. Jika Anda bermimpi menjadi seorang entrepreneur sukses, maka secara tidak langsung dari sekarang Anda akan tertarik untuk mulai membaca buku-buku tentang wirausaha, mengikuti pelatihan bisnis, serta mencoba memulai sebuah usaha. Begitu juga dengan passion, hal tersebut akan terbentuk ketika Anda sudah menentukan tujuan-tujuan yang sebenarnya Anda minati.


Perluas pengetahuan Anda
Jika sampai saat ini Anda belum menemukan passion Anda, sebaiknya perluas pengetahuan dengan membaca atau mencoba berbagai pengalaman baru. Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki, maka akan memudahkan Anda untuk mengetahui apa yang membuat diri Anda selalu antusias dan termotivasi untuk melakukan suatu pekerjaan.


Kerjakan dengan total
Kerjakan segala pekerjaan dengan total, jangan hanya setengah-setengah. Tunjukan antusias Anda dalam mengerjakan segala tugas, dan selalu fokus pada pekerjaan Anda. Sebab, cara ini bisa menumbuhkan kecintaan Anda pada pekerjaan yang dijalankan saat ini.


Temukan passion dalam setiap pekerjaan yang Anda tekuni. Karena passion bisa terbentuk dari proses panjang yang Anda nikmati. Tetap fokus untuk mencapai goal yang menjadi mimpi Anda, dan jangan pernah mengenal kata menyerah. Semoga informasi ini, bisa menjadi inspirasi bagi Anda. Salam sukses.

Memilih Pekerjaan Sesuai Bakat

Pentingnya Memilih Pekerjaan Sesuai Bakat



Berapa besar potensi yang tersimpan dalam diri kita masing-masing kita tidak tahu. Masih teka-teki apa karunia-karunia yang diberikan oleh Tuhan yang Maha Esa kepada setiap orang. Ada yang mengatakan hanya 2% potensi diri yang dikembangkan; selebihnya tersimpan begitu saja dalam diri tanpa pernah diaktualisasikan.
Kesadaran akan potensi ini juga tidak selalu muncul ketika seseorang berumur belasan tahun atau lebih muda. Memang ada yang mengetahui bakat dan potensinya lebih awal seperti Bill Gates atau Mozart. Ada yang sadar akan bakat dan potensinya ketika berumur 40-an; sebagian menangkap kesempatan dan memutar haluan hidupnya. Mereka memilih pekerjaan yang sesuai bakat dengan segala resiko. Sebagian lagi mengikuti arus; kuatir akan resiko-resiko yang belum tentu terjadi.

Uang dan alasan pragmatis lainnya sering menjadi kendala untuk memilih pekerjaan. Pekerjaan dengan tawaran gaji dan fasilitas yang lebih baik menjadi pilihan utama. Namun, pilihan itu sering tidak didasari oleh prinsip pekerjaan sesuai bakat. Prinsip ini diabaikan. Bakat dan potensi yang tersimpan dalam diri akhirnya tersimpan begitu saja dalam diri.

Dunia kerja dan faktor lingkungan pun ikut andil meredam pemikiran pekerjaan yang sesuai bakat. Selama pekerja bisa melakukan pekerjaan yang dituntut oleh perusahaan itu tidak masalah besar bagi perusahaan. Hasil pekerjaan dikompensasikan dalam bentuk uang sesuai dengan kesepakatan. Pekerja senang, tetapi bakat dan potensi diabaikan.

Perhatian terhadap uang, kemapanan, kesenangan diri dan derasnya falsafah Pragmatisme sering jadi faktor penghambat dalam menyuburkan prinsip pekerjaan sesuai bakat. Pemahaman akan pekerjaan dan pengembangan diri pun sering berjalan lambat; kemampuan diri tidak bisa dioptimalkan; terjepit oleh penghasilan yang menggiurkan. Aspirasi pribadi pun dikorbankan dan potensi terpendam.

Memilih pekerjaan yang sesuai dengan bakat memang pilihan yang tidak mudah. Tidak selalu pilihan ini menjanjikan penghasilan yang menarik. Namun, tidak ada jaminan bahwa pekerjaan dengan penghasilan lebih baik memberikan kepuasan alami dalam pekerjaan. Banyak yang menderita sekalipun mendapat penghasilan relatif banyak. Jiwa dan pikiran tertekan. Sebaliknya, pekerjaan dengan penghasilan relatif kecil bisa memberikan kepuasan bagi yang mencintai pekerjaannya. Muncul sukcacita; wajah bersinar; nafsu makan ada.

Buku-buku kuno sudah memberikan isyarat bahwa orang yang bekerja pada bidang pekerjaan sesuai bakat akan menikmati kepuasan bekerja. Ia mempunyai ruang untuk menggali potensi dan mengoptimalkan kemampuannya. Ia dapat menikmati makanan yang diperoleh dari hasil pekerjaannya. Sosok-sosok demikian mampu mengucapkan syukur kepada Tuhan; ia memahami apa yang dikehendaki oleh Tuhan yang Maha Kuasa, yaitu bekerja pada pekerjaan yang telah disediakan bagi dirinya.

Renungan:

    Apa-apa saja bakat Anda?

    Apakah pekerjaan Anda sesuai dengan bakat Anda

    Bila tidak, apa yang hendak Anda lakukan?